Incar Atlet Berkualitas dari PALI, Pertina Bangka Barat Jajal Try Out

Incar Atlet Berkualitas dari PALI, Pertina Bangka Barat Jajal Try Out Keterangan Gambar : Foto Bersama: Coach PALI-Bangka Barat

LAHAT - ayoLAHAT || Kualitas dan daya saing para petinju Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) makin dilirik dan diperhitungkan di tingkat regional. Hal ini terbukti dari langkah Pengkab Pertina Kabupaten Bangka Barat yang memilih menggelar kegiatan Latih Tanding dan Try Out bersama petinju Pengkab Pertina PALI, Sasana Tinju Pusri Palembang, serta atlet PAPP Sumsel 2026 di Sasana Tinju Pusri, 25–27 September 2026.

Kehadiran para petinju PALI dalam ajang bertaraf inter-provinsi ini menjadi tolok ukur nyata bahwa pembinaan olahraga tinju di Kabupaten PALI telah melahirkan atlet-atlet yang tangguh, berkualitas, serta siap bersaing di level yang lebih tinggi.

Ketua Kontingen Pengkab Pertina Kabupaten Bangka Barat, Coach Dedi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesempatan dapat menguji kemampuan atletnya melawan para petinju dari PALI dan Sumsel.

"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya karena kami diterima dengan baik sehingga dapat melakukan try out bersama atlet tinju Pengkab Pertina Kabupaten PALI, Sasana Tinju Pusri, dan PAPP Sumsel 2026," ujar Coach Dedi.

Ajang latih tanding ini menerapkan sistem round robin / triangle tournament yang diikuti oleh 15 petinju. Melalui skema ini, para atlet berkesempatan bertanding lebih dari satu kali untuk menguji konsistensi performa, teknik, serta ketahanan fisik mereka di atas ring.

Fokus Menuju Kejurnas Tinju Oktober 2026

Selain menjadi wadah pembuktian bagi atlet PALI, ajang ini merupakan bagian integral dari pemanasan dan pembentukan mental bertanding menuju ajang yang lebih besar, yakni Kejurnas Tinju Piala Kemenko Infra 2026 pada Oktober mendatang serta POPDA Sumsel pada November 2026.

Terkait kesiapan para atlet menghadapi agenda padat dan kompetisi nasional tersebut, Imansyah, SE., MM. menegaskan pentingnya konsistensi dan kedisiplinan para atlet usai menjalani latih tanding ini.

"Latih tanding ini menjadi cermin awal untuk mengukur sejauh mana kesiapan fisik, mental, dan teknik atlet kita sebelum turun di Kejurnas Oktober 2026 mendatang. Kita melihat potensi besar dan progres yang sangat positif dari para atlet, khususnya kontingen dari PALI dan Sumsel secara keseluruhan. Namun, evaluasi harus tetap berjalan. Setelah ajang ini, para atlet harus makin fokus menjaga ritme latihan agar saat masuk pemusatan latihan (TC) nanti, kondisi mereka sudah benar-benar di puncak performa untuk membawa pulang prestasi terbaik," tegas Imansyah, SE., MM.

Senda dengan hal tersebut, Ketua Komisi Pembinaan Prestasi Pengprov PERTINA Sumsel, Usman Tess, mengungkapkan bahwa hasil latih tanding ini akan menjadi landasan untuk tahap pembinaan berikutnya.

"Try out dari Pengkab Pertina Bangka Barat ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Pertina Sumsel dalam mempersiapkan atlet tinju Sumsel untuk mengikuti Kejurnas bulan Oktober mendatang. Tahap selanjutnya direncanakan akan masuk dalam pemusatan latihan atau TC," jelas Usman Tess.

Penyegaran Wasit dan Penguatan Ekosistem Tinju

Tidak hanya fokus pada persaingan atlet di atas ring, rangkaian kegiatan di Sasana Tinju Pusri ini juga dilengkapi dengan Penyegaran dan Seleksi Wasit/Hakim Pengprov PERTINA Sumsel. Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan aturan pertandingan tinju amatir terbaru 2026 sesuai standar PP PERTINA guna menyambut Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sumsel pada November 2026.

Sekretaris Umum Pengprov PERTINA Sumsel, Roy, menjelaskan bahwa penyegaran ini berlangsung dua tahap (September dan Oktober 2026) demi memastikan kesiapan serta keaktifan para perangkat penilai pertandingan.

Kegiatan secara resmi ditutup dengan kehadiran Ketua Badan Pembina Olahraga dan Seni (BPOK) Pusri, Ferdian Andika, bersama Ketua Harian Pengprov PERTINA Sumsel, F. Revolusi Hutabarat. Rangkaian agenda ini membuktikan bahwa pembinaan cabang olahraga tinju di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung tidak sekadar latihan rutin, melainkan upaya berkelanjutan dalam menciptakan ekosistem olahraga yang solid dan berprestasi.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)